Baik mari berlanjut untuk menuangkan rasa ke dalam kata.
Sungguh ku kira perasaan ini bisa hilang dalam beberapa waktu dan hilang karena sekarang kita jauh dan beda negara. Ternyata ..dengan berat atau senang aku tak tau ku katakana tidak . Iya aku masih memikirkan tentang dia.
Beberapa hari lalu dia bercerita untuk sudah menutup harap dengan teman ku. Entah kenapa dalam hati ku senang , tetapi aku tidak ingin egois hanya memikirkan perasaanku saja. Saat dia bercerita aku selalu meyakinkan dia untuk tetap bersabar dan percaya jika masih ada kesempatan (kataku yang sebenarnya hanya basa basi saja)
Cerita itu tidak berlanjut ku lihat dia sudah tidak sedih lagi , baguslah pikirku . Ternyata cerita ini tidak berhenti disitu , beralih dengan topik lain dan dengan orang yang berbeda . Beda hari dia bercerita lagi , tentang sahabat lama nya katanya sekarang sahabatnya itu sedikit posesif , jujur serasa yaudahlah ya ikhlas saja . Bukan berarti aku harus memilikinya.
Dan aku masih saja berharap dan berusaha mencari tau dari dia sendiri , ada hubungan apa dia dengan sahabatnya. Sampai dimana hari itu aku sedikit cerita berlebihan karena sudah Lelah mungkin menyembunyikan . Sengaja aku bercerita tentang aku jatuh cinta dengan sahabatku sendiri.
Dan entah kenapa dia antusias untuk bertanya , siapa emang sini cerita deh lu !
Bukan mengapa , memang sengaja aku membuat itu tersirat tapi jelas bahwa orang itu adalah dia.
Aku memang tidak pandai dalam menutupi perasaan , selalu ingin jujur tentang apa yang di rasa bagiku waktu satu bulan untuk menahan itupun sudah cukup lama.
Setelah beberapa saat kita sama sama terdiam di chat , akhirnya
Sampai dimana saat aku mengutarakan lewat email . Dan untuk sesaat setelahnya kumatikan HP ku sungguh tak punya nyali untuk mendengan respon nya .
Keesokannya ada balasan dan entah sangat bahagia , sedih atau apa aku tak tau , dan sebenarnya aku tak mengerti jelas arti dari balasan email dari nya .
Jika disimpulkan ternyata cinta itu berbalas . Nampaknya dia juga ada rasa. Dan kedepannya hal yang ku khawatirkan akan ada drama drama baru lagi , untuk saling mengenal lebih dalam . Karena dia akan selalu menjadi sosok yang baru , meskipun aku mengenalnya sudah 3 tahun lamanya.
Nanti ku ceritakan lagi bagaimana aku melewati hubungan ini bersamanya .
Akan kah berakhir bahagia ? lihat saja bagaimana scenario Tuhan bicara .
Sungguh ku kira perasaan ini bisa hilang dalam beberapa waktu dan hilang karena sekarang kita jauh dan beda negara. Ternyata ..dengan berat atau senang aku tak tau ku katakana tidak . Iya aku masih memikirkan tentang dia.
Beberapa hari lalu dia bercerita untuk sudah menutup harap dengan teman ku. Entah kenapa dalam hati ku senang , tetapi aku tidak ingin egois hanya memikirkan perasaanku saja. Saat dia bercerita aku selalu meyakinkan dia untuk tetap bersabar dan percaya jika masih ada kesempatan (kataku yang sebenarnya hanya basa basi saja)
Cerita itu tidak berlanjut ku lihat dia sudah tidak sedih lagi , baguslah pikirku . Ternyata cerita ini tidak berhenti disitu , beralih dengan topik lain dan dengan orang yang berbeda . Beda hari dia bercerita lagi , tentang sahabat lama nya katanya sekarang sahabatnya itu sedikit posesif , jujur serasa yaudahlah ya ikhlas saja . Bukan berarti aku harus memilikinya.
Dan aku masih saja berharap dan berusaha mencari tau dari dia sendiri , ada hubungan apa dia dengan sahabatnya. Sampai dimana hari itu aku sedikit cerita berlebihan karena sudah Lelah mungkin menyembunyikan . Sengaja aku bercerita tentang aku jatuh cinta dengan sahabatku sendiri.
Dan entah kenapa dia antusias untuk bertanya , siapa emang sini cerita deh lu !
Bukan mengapa , memang sengaja aku membuat itu tersirat tapi jelas bahwa orang itu adalah dia.
Aku memang tidak pandai dalam menutupi perasaan , selalu ingin jujur tentang apa yang di rasa bagiku waktu satu bulan untuk menahan itupun sudah cukup lama.
Setelah beberapa saat kita sama sama terdiam di chat , akhirnya
Sampai dimana saat aku mengutarakan lewat email . Dan untuk sesaat setelahnya kumatikan HP ku sungguh tak punya nyali untuk mendengan respon nya .
Keesokannya ada balasan dan entah sangat bahagia , sedih atau apa aku tak tau , dan sebenarnya aku tak mengerti jelas arti dari balasan email dari nya .
Jika disimpulkan ternyata cinta itu berbalas . Nampaknya dia juga ada rasa. Dan kedepannya hal yang ku khawatirkan akan ada drama drama baru lagi , untuk saling mengenal lebih dalam . Karena dia akan selalu menjadi sosok yang baru , meskipun aku mengenalnya sudah 3 tahun lamanya.
Nanti ku ceritakan lagi bagaimana aku melewati hubungan ini bersamanya .
Akan kah berakhir bahagia ? lihat saja bagaimana scenario Tuhan bicara .
Komentar
Posting Komentar