Sempat kesal dengan diriku sendiri , bisa bisa nya aku terjebak dalam masalah seperti ini ?
Whats wrong with you ?
Singkat cerita penulis disini adalah seseorang yang circle pertemananya 80 persen adalah laki laki . Dan itu berlangsung sejak masa SMA . Banyak orang yang khawatir kadang kadang terdengar celometan quote dari sahabat cewe ku seperti ini hati hati tidak ada yang bisa bersahabat dengan lawan jenis terlalu lama , karena salah satu dari mereka akan jatuh cinta (terkecuali kamu ya Ra).
Semangat sekali aku menimpali celotehan mereka iyaalah bener yakaali tenang mereka bakalan jijay kali tahu sifat asli ku . Apa itu friendzone .. ? tambahku dengan lugas.
Datanglah suatu hari dimana saat itu aku mulai disadarkan , kenapa selama ini aku sibuk mencari seseorang yang sempurna dan terlalu sulit untuk ku gapai . akhirnya seharian penuh aku menghayati perasaan ku . hay tidakkah kamu coba pahami siapa orang yang selama ini ada untuk kamu . Bukankah tidak lain itu sahabatmu sendiri . Dan keesokan harinya ku anggap semua baik baik saja . Ku anggap lamunanku kemarin hanya lamunan sesaat yang tidak perlu di perdebatkan dengan diri sendiri lagi.
Tiba tiba saja sahabat dekat ku saat itu bercerita melalui pesan singkat yang bermula membahas tentang tumpukan deadline yang hampir usai . Lalu tidak diduga dia memberi tahuku yang kuduga ekspresinya lugu dan senyum senyum sendiri karena dia bercerita orang yang selama ini dia kagumi kemarin malam memberiku symbol love tepat sebelum dia bergegas pulang . Biasanya reaksiku menimpalii dengan semangat dan langsung ku keluarkan emot turut berbahagia , tapi tidak saat itu reaksi pertama ku sedikit sesak dan sedih ? malah malah terbawa suasana dengan membalas pesan sinis , kemuadian dia menimpali kenapa lu ? cemburu? sontak respon hah tidaaak lah yakali ,(okay satu kalimat pembelaan yang nyatanya adalah bohong demi membuat suasana baik baik saja)
Iam try to be okay when you tell me about someone else ..
Adalagi kejadian berlanjut menghindari saat mereka sedang bersama , kebetulan kita sering belajar bareng dan dari story social media nya kupantau mereka sedang berdua , baik saya memilih pergi dan belajar di tempat sahabatku yang lain sambal marah marah menceritakan apa yang sedang kurasakan , hati yang sangat perih ini (alay lu) ke mereka , dengan banyolan khas mereka sontak menimpaliku dengan kalimat nah rasaain suka sama temen kelas itu gak enak cuy , dikit dikit cemburu . "Benar" teriak ku dalam hati. Malam itu sudah bisa terlupa tentang masalah itu karena sibuk revisi tugas yang ada .Paginya dengan berat hati aku menelpon nya dan memastikan dia sudah terbangun , dan baik awal yang buruk gumamku karena ya tidak dijawab .
Saat itu dikelas entah bodoh sekali karena emosi ku yang sudah meluap dari tadi malam , saat melihat begitu excitednya dia (SAHABATKU) melihat seseorang yang dikaguminya presentasi dan saat aku presentasi malah dia asik sendiri acuh tidak memperhatikan . langsung saja aku lari ke slaah satu teman ku dan membisikkan padanya aku gk bisa nahan pingin nangis Bro , yaudah nangis aja timpalnya , dan karena aku tak berpikir panjang aku menangis dan ternyata tepat di depan teman cewek ku yang di sukai sahabtku tersebut. Dia mengkhawatirkan aku menangis , What happen with you ? bisiknya . Bingung tidak menyiapkan jawaban aku asal menjawab sedapatku kata kata yang muncul di otak . Engga papa kok aku nangis karena mantanku . Dia percaya dan menimpali ku okay stay strong ya don't be cry. Ku timpali dengan seulas senyum simpul dariku . (kalimat bohong ke dua , demi menutupi agar semua baik baik saja)
Bersambung....
Komentar
Posting Komentar